Partner of FM World Whatspp : 081261775397
Pembayaran dengan Transfer BCA, Mandiri

Deteksi kondisi kesehatan dari warna-warninya kotoran

Deteksi kondisi kesehatan dari warna-warninya kotoran

 

Tubuh manusia memang unik. Selain organ tubuh, beberapa limbah yang keluar dari tubuh manusia bisa menjadi indikator awal dari munculnya sebuah penyakit lho. Salah satunya adalah kotoran atau tinja yang kamu keluarkan.

Warna dari tinja tak hanya menandakan tentang makanan apa saja yang kamu konsumsi. Namun juga tentang kondisi kesehatan tubuhmu di bagian dalam. Berikut adalah penjelasannya seperti dilansir dari boldsky.com.

artiwarnafeses

Arti Warna Feses

1. Tinja yang berwarna hitam, tidak berbau, dan tidak lengket menandakan bahwa kamu terlalu banyak mengonsumsi obat atau makanan yang mengandung zat besi seperti obat bismuth subsalicylate.

2. Sedangkan kotoran yang berwarna hitam, berbau busuk, dan lengket menunjukkan bahwa ada pendarahan di perut yang terjadi karena maag, gastritis, atau pendarahan di usus. Warna ini muncul sebagai akibat dari reaksi kimia antara darah dan enzim pencernaan di usus.

3. Tinja berwarna merah atau merah marun menunjukkan bahwa terjadi pendarahan di usus bagian bawah. Namun jika kamu merasa bahwa perutmu baik-baik saja, maka jangan khawatir. Sebab warna merah itu bisa berasal dari bit, cranberry, atau sayuran berwarna merah yang kamu konsumsi.

4. Kotoran yang berwarna abu-abu atau seperti tanah liat menunjukkan bahwa adanya obstruksi bilier, di mana aliran empedu ke usus diblokir entah itu oleh batu empedu atau tumor.

5. Tinja yang berwarna kuning menunjukkan adanya lemak yang belum dicerna. Hal ini terjadi sebagai akibat dari adanya penyakit seperti pankreatitis kronis, fibrosis kistik, kanker pankreas, atau penyakit celiac.

6. Terakhir, tinja bisa saja berwana hijau. Jika hal ini terjadi padamu maka kamu tak perlu panik. Sebab bisa jadi sayuran hijau yang kamu konsumsi mengubah warna tinja jadi hijau. Atau bahkan bisa juga kamu terkena diare.