Partner of FM World Whatspp : 081261775397
Pembayaran dengan Transfer BCA, Mandiri

Kalideres tetap cek kelaikan armada dan pengemudi

  Jakarta (ANTARA News) – Terminal bus antar kota Kalideres Jakarta Barat, tetap melakukan pengecekan kelaikan armada bus dan awak bus terutama pengemudinya di arus balik 2018 ini. “Kendati tidak seketat ketika arus mudik karena domainnya di daerah tujuan mudik, kami tetap lakukan pengecekan pada armada dan awak bus di arus balik ini,” kata Kepala Terminal bus Kalideres Jakarta, Revi Zulkarnaen, saat ditemui di Jakarta, Sabtu. Untuk pengecekan kelaikan armada bus, kata Revi, pihak terminal memfokuskan pada unit bus yang belum tertempel stiker bukti laik jalan. “Namun jika terlihat agak aneh oleh petugas di lapangan, unit bus yang memiliki stiker-pun tetap diperiksa juga,” katanya. Sementara untuk awak bus, pihak terminal di kawasan Jakarta Barat tersebut tidak lagi fokus melakukan tes urin, melainkan terfokus pada pemeriksaan kesehatan. “Tapi seandainya ada kecurigaan, atau ada laporan dari penumpang misalnya, kami melakukan tes urin,” ujar dia. Hingga arus balik hari ini, kata Revi, pihaknya belum menemui masalah pada unit bus maupun awak bus dari 127 PO di Kalideres. Meski demikian, saat arus mudik lalu, pihaknya menemukan sebanyak empat kasus pengemudi yang terserang hipertensi. “Itu mungkin cape karena perjalanan panjang dan jauh sehingga memerlukan konsentrasi tinggi. Akhirnya kami berikan obat, namun empat pengemudi tersebut masih melebihi ambang batas, sehingga kami buat perjanjian agar tidak diberi jalan dengan ancaman sanksi pada PO jika dilanggar,” ucap Revi. Sebelumnya diwartakan penumpang kumulatif pada arus balik Lebaran 2018 yang terpantau di Terminal bus Kalideres, Jakarta, hingga H+7 , Sabtu, pukul 13:00 WIB sudah tembus sekitar 34.300 orang oleh 1.845 armada bus. Berdasarkan data pihak terminal, jumlah penumpang arus balik tersebut, mengalami peningkatan dari tahun 2017 di mana tercatat sekitar 27.010 penumpang yang diangkut oleh 2.038 armada bus. Revi mengatakan arus balik yang paling terlihat di terminal Kalideres sendiri, biasanya terjadi ketika memasuki malam hingga dini hari di mana sebagian besar bus dari daerah tiba. Karenanya pihak terminal mengharapkan semua penumpang mengikuti aturan pihak berwenang seperti turun di dalam terminal. “Dan jika akan melakukan perjalanan selanjutnya lebih baik menunggu di ruang tunggu terminal yang sudah dilengkapi cctv hingga hari cukup terang agar keamanan dan kenyamanan musim mudik ini bisa dirasakan masyarakat itu sendiri,” ujar dia. Ketika ditanya mengenai faktor keamanan saat puncak kedatangan pada malam hingga dini hari, Revi mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 175 personel gabungan Kepolisian, TNI, Satpol PP, termasuk staf terminal dan medis. “Kami berusaha semaksimal mungkin menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jasa terminal, walau memang terminal ini sudah jadul. Karenanya saya juga berharap agar revitalisasi termasuk perluasan emplacement terminal oleh Dishub dan Pemda DKI Jakarta segera terlaksana agar penumpang nyaman menggunakan terminal dan ketepatan waktunya terjaga,” kata Revi.

Pewarta: Ricky Prayoga Editor: Ruslan Burhani COPYRIGHT © ANTARA 2018