KHILAF SOAL KHILAFAH

Mungkin setengah generasi muda muslim kita telah direkrut, dihipnotis dan didoktrin secara intensif dan sistematis di pelbagai lembaga pendidikan formal dan bimbel-bimbel juga lembaga informal pelatihan al-Quran dengan doktrin khilafah dan pengkafiran. Agen-agen khilafah diterima oleh masyarakat karena menampilkan simbol dan prilaku yang mengesankan relijiusitas dan komitmen keagamaan yang sangat tinggi. Agen-agen khilafah memilih mangsa yang cerdas dari kalangan abangan dan muallaf dan menggarapnya sejak SD melalui kegiatan-kegiatan ekstra sekolah. Agen-agen ini menciptakan sejumlah organisasi LSM penyalur dana sosial dan sumbangan bencana alam dengan aneka iklan menggiurkan, termasuk panitia-panitia penggalangan dana untuk umat Islam. Dengan perekrutan dan pengkaderan berjenjang melalui dauroh-dauroh dan liqo yang terus menerus, agen-agen khilafah berhasil menciptakan kader-kader yang imun terhadap segala pandangan dan bekerja secara semi-robotik sebagai perekrut dan pemasar yang menyasar anak-anak lugu dan cerdas. Secara umum, dalam umat ada beberapa pandangan tentang khilafah. Ada yang menerima dan menolak sebagian khilafah. Ada yang menerima semua khilafah. Ada yang menolak semua khilafah. Khilafah berasal dari kata khalafa berarti menyusul. Khalifah berarti penyusul/suksesor. Pengertiannya netral, bisa positif dan bisa negatif. Khalifah bisa positif bukan karena siapa yang dilanjutkannya tapi karena prosesnya menjadi pelanjut, prilaku, kapabilitas dan keputusan-keputusannya. Mendukung khilafah dan menerima kekhalifahan seseorang bukan bagian dari 6 rukun iman. Mengimani khilafah bukan syarat jadi mukmin/muslim. Fakta mengkonfirmasi bahwa tidak ada mekanisme pengangkatan yang baku dan merepresentasi ijmak dalam sistem khilafah/suksesi. Khilafah bisa diisi dengan pengertian apapun sesuai perspektif masing-masing. Ia bisa diimani sebagai kepemimpinan agama atau dianggap sebagai kekuasaan umum. Karena tidak pernah terselenggara dengan satu mekanisme yang ajek, khilafah lebih tepat diartikan sebagai suksesi semata, bukan sebuah sistem kepemimpinan. Dalam fakta historis, sebagian besar rezim-rezim yang memajang atribut “Khilafah” justru berprilaku sebagai emperium, dinasti dan kekuasaan temurun. Kini khilafah mengalami reduksi makna sehingga hanya bersifat keagamaan dan diperlakukan sebagai sebuah sistem khas sebuah kekuasaan global. Manusia dalam al-Quran disebut khalifah. Tentu yang dimaksud bukan manusia sebagai person tapi manusia sebagai spesies paling suprem di bumi karena akalnya. Yang pasti disepakati, khalifah itu gelar untuk spesies manusia sebagai pewaris dan pemegang mandat pengelolaan bumi. ان الارض،يرثها عبادى الصالحون Spesies manusia sebagai khalifah Tuhan direpresentasi oleh orang-orang saleh, orang-orang yang berprilaku baik terhadap Tuhan, sesama manusia dan alam. Khilafah tidak niscaya mengandung pengertian kekuasaan/kepemimpinan yang bijak, adil dan legal. Khalifah seperti presiden bisa baik dan bs buruk. Arti primer khilafah adalah suksesi dan khalifah adalah suksesor. Arti kedua khilafah adalah kepemimpinan yang melanjutkan kepemimpin sebelumnya. Banyak tiran dan raja zalim menobatkan diri sebagai khalifah dan menjadikan atribut khilafah sebagai cara mudah melegitimasi kekuasaannya. by : Dr. Muhsin Labib.