Partner of FM World Whatspp : 081261775397
Pembayaran dengan Transfer BCA, Mandiri

PSMS waspadai pemain asing Borneo

Medan (ANTARA News) – Skuad PSMS Medan mewaspadai pemain asing Borneo FC yang dinilai memiliki kualitas permainan sangat baik pada laga kedua tim di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada lanjutan Gojek Liga I Indonesia, Jumat (1/6).

Pelatih PSMS Djajang Nurdjaman yang dihubungi dari Medan, Rabu, mengatakan, Borneo FC tidak dapat dipandang sebelah mata karena tim tersebut memiliki sejumlah pemain asing yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Sejumlah pemain asing Borneo FC seperti Azamat Baimatov, Srdan Lopicic, Julian Faubert, dan Marlon Da Silva tidak bisa dibiarkan bebas menggiring bola jika gawang PSMS tidak mau kebobolan.

“Mereka memiliki pemain asing bagus. Itu yang harus kita wanti-wanti, apalagi mereka akan main dikandangnya sendiri yang tentunya menjadi tenaga tambahan bagi mereka,” katanya.

Baca juga: PSMS racik strategi hadapi Borneo

Menurut mantan pelatih Persib Bandung itu, yang paling utama diingatkan kepada anak-anak asuhnya adalah jangan sampai lengah dan tetap konsentrasi penuh terutama pada awal-awal laga dan menjelang berakhirnya laga yang dinilai waktu genting terjadinya gol.

Karena berdasarkan pengalaman dari sejumlah laga, gol-gol yang terjadi ke gawang PSMS rata-rata tercipta menit-menit awal laga, dimana konsentrasi pemain belum terlalu fokus, demikian juga menit-menit akhir saat pemain sudah kelelahan.

“Kami selalu mengingatkan kepada semua pemain agar jangan pernah kehilangan konsentrasi, terutama di menit-menit krusial. Tidak lupa kami juga memohon doa kepada masyarakat pecinta PSMS agar kami bisa sukses dalam alwatan ke Samarinda ini,” katanya.

PSMS saat ini berada di peringkat delapan klasemen sementara Liga I Indonesia dari lima kali kemenangan dan enam kali kalah, sementara Borneo FC di posisi 13 dari tiga menang, empat seri dan emat kali kalah.

Baca juga: Striker PSMS Yessoh bertekad bobol gawang Borneo

Pewarta: Juraidi
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018