Partner of FM World Whatspp : 081261775397
Pembayaran dengan Transfer BCA, Mandiri

Author: admin

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Malaysia Lee Zii Jia pada babak perempat final Piala Thomas 2018 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis (24/5/2018). Tim Thomas Indonesia melaju ke semi final Piala Thomas 2018 setelah menundukkkan Malaysia 3-1.(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Pewarta: Puspa Perwitasari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Read more

Jakarta (ANTARA News) – Bank Mandiri menyiapkan dana sebesar Rp57,26 triliun atau sekitar Rp1,9 triliun per hari untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai pada Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1439 H.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi, di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis, mengatakan, alokasi dana tunai tersebut meningkat sekitar 90 persen dari jumlah yang disiapkan secara harian pada kondisi normal.

“Alokasi dana tunai yang disiapkan telah memperhitungkan kebutuhan dana untuk pembayaran gaji bulan Mei dan Tunjangan Hari Raya (THR) pada sekitar awal Juni,” kata dia.

Ia menjelaskan Mandiri juga mengantisipasi dampak dari panjangnya rentang waktu cuti bersama musim Lebaran tahun ini, yakni sejak 11 Juni sampai 20 Juni 2018.

Ada pun antisipasi kebutuhan tunai ini diberlakukan selama 15 hari kerja pada 22 Mei sampai 20 Juni 2018.

Khusus pada mesin ATM, Bank Mandiri juga meningkatkan ketersediaan uang tunai menjadi Rp1 triliun per hari, dari sekitar Rp900 miliar per hari untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan dana saat cuti bersama.

Dari jumlah itu, sebesar 40 persen akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek, sementara 60 persen lainnya akan disalurkan ke kota-kota besar di luar Jabodetabek, di antaranya Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Bali.

Hery menambahkan, Bank Mandiri akan menyiapkan jaringan lT secara optimal untuk memastikan seluruh operasional channel pembayaran elektronik lain, di antaranya jaringan ATM, SMS Banking, Mandiri Mobile, Mandiri Online, dan Mandiri Call 14000, tetap terjaga dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga selama liburan.

Saat ini, nasabah dapat melakukan transaksi melalui 17.429 mandiri ATM. Selain itu nasabah juga dapat memanfaatkan lebih dari 60.000 jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus.

Seluruh layanan perbankan 24 jam ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman seperti lnformasi rekening, Transaksi Transfer, Transaksi Pembayaran Listrik, Air, Telepon/Handphone, Kartu Kredit, Tiket Pesawat dan Kereta Api, Pajak, Pendidikan, Asuransi, Televisi Berlangganan, Internet, Pembelian isi ulang Pulsa.

Untuk membantu masyarakat melakukan penukaran uang kecil, Bank Mandiri juga menyiapkan 3 unit Mandiri Mobil (Mamo) untuk melayani penukaran uang di kawasan Monas secara bergantian pada 21-25 Mei 2018.

Pewarta: Mentari Gayati
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Read more

Majalengka (ANTARA News) – Dana Wirya, guru dari Kecamatan Cigangsong, Kabupaten Majalengka, harus terjatuh dua kali demi menjawab pertanyaan Presiden Joko Widodo yang berhadiah sepeda saat pembagian Kartu Indonesia Pintar di Gelangang Olahraga Majalengka, hari ini.

Dana yang duduk di tribun paling atas sudah diperingatkan Presiden untuk hati-hati karena banyaknya anak tangga yang mesti dia turuni.

“Nah lho, terlalu semangat, baru saja dibilangi hati-hati,” kata Presiden begitu melihat Pak Guru jatuh saat turun dari tribun.

Untung Dana tidak jatuh ke lantai karena Paspampres dan guru lainnya yang berada di dekatnya sigap menjangkau dia sehingga tak terjerembab ke lantai.

Saat itu, Presiden mengundang tiga orang untuk menjawab pertanyaan. Selain Dana Wirya, mereka adalah Dinda Nurwulandari pelajar kelas 3 SD dan Hani Suryani, pelajar SMA 1 Majalengka.

Presiden meminta Dinda menghafalkan Pancasila. Murid SD ini tidak kesulitan meladeni permintaan presiden karena dia langsung mengucapkannya tanpa jeda, tanpa mengulang.

Baca juga: Jokowi menjawab pertanyaan Robi Darwis soal Indonesia Emas

“Pintar, lancar dan tegas,” kata Presiden memuji pelajar kelas 3 SD itu.

Selanjutnya Hani Suryani juga bisa menjawab pertanyaan menyebutkan lima suku bangsa yang ada di Indonesia,

“Suku Sunda, suku Dayak, suku Batak, suku Minangkabau, suku Madura,” jawab Hani, mantap.

Kini tiba giliran Pak Guru menjawab pertanyaan sang presiden.  Dana diminta Jokowi menyebutkan 10 pulau yang ada di Indonesia. Lucunya, Pak Guru, mungkin karena grogi, beberapa kali salah ucap.

Misalnya saat menyebut Pulau Kalimantan dua kali, menyebut Pulau Irian Jaya yang langsung disalahkan Presiden karena sudah ganti.

Walaupun sudah diulangi, Pak Guru malah menyebut pulau ini dengan Papua Nugini yang sejurus kemudian dia koreksi kembali menjadi Pulau Papua.

Salah sebut kembali terjadi ketika menyebut Pulau Nusa Kambangan dengan Nusa Tenggara.

Baca juga: Luhut bangga dan kagumi Bandara Kertajati

Setelah beberapa kali salah sebut nama pulau, akhirnya Pak Guru bisa menjawab Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Madura, Bali, Lombok, Batam, Nusa Kambangan dan Tidore.

Setelah berhasil menjawab, Presiden mempersilakan ketiga orang dari lintas generasi ini kembali ke tempat duduknya. Sempat ragu, ketiga kembali ke tempat duduk masing-masing.

Sesampainya di tempat duduk, Presiden baru ingat dia harus memberikan hadiah sepeda kepada mereka.

Pak Dana Wirya yang sudah sampai di atas tribun pun harus bergegas turun kembali. Untuk keduanya dia terjatuh lalu, tetapi kali suasana hatinya jauh lebih bergembira ketimbang saat pertama dia jatuh. Mengapa begitu? Karena dihadiahi Presiden dengan sepeda bertuliskan “Hadiah Presiden Jokowi”.

Dalam acara pembagian KIP ini, Presiden berpesan bahwa kartu tersebut mesti digunakan untuk keperluan sekolah.

“Bukan untuk beli pulsa,” kata Presiden mengingatkan 1.512 orang yang hadir yang terdiri dari 500 guru penerima sertifakasi dan 250 siswa SD, 250 siswa SMP dan 350 siswa SMA di wilayah Majalengka.

Baca juga: BIJB Kertajati terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Read more

Bangkok (ANTARA News) – Indonesia sementara mengimbangi Thailand 1-1 pada pertandingan babak perempat final turnamen bulu tangkis beregu putri Piala Uber di Bangkok, Thailand, Kamis, setelah pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu merebut partai kedua usai menaklukkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai 21-11, 21-16.

Pada gim pertama Greysia/Apriyani langsung menghujamkan smes tajam hingga lawan gagal mengembalikan bola atau membuat bola menyangkut di net. 

Dropshot dari Greysia dan Apriani seringkali membuat lawan mati langkah atau mengembangkan bola tanggung.

Pasangan ganda putri peringkat enam dunia itu terus memimpin 6-0, 9-2 dan mengakhir gim pertama dengan skor 21-11.

Pada gim kedua, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai berusaha membalas sehingga reli-reli panjang kembali terjadi.

Perburuan angka berlangsung ketat hingga 10-10, 15-15, 17-16, 19-16, dan pada kedudukan 20-16 pukulan Apriyani gagal dikembalikan lawan sampai tercipta skor akhir 21-16.

Pada partai pertama, Indonesia ketinggalan setelah Fitriani dikalahkan Ratchanok Intanon.

Partai ketiga, Gregoria Mariska akan menjajal Nitchaon Jindapol untuk mencoba membuat Indonesia berbalik unggul.

Baca juga: Thailand rebut angka pertama atas Indonesia

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Read more